FORMASI FIB UI

Semangat Menebar Manfaat

SUPER PSDM SALAM UI 16

Saudara Selamnya

KELAS B SASTRA ARAB UI 2010

Semangat kebersamaan yang meneguhkan hingga kelas begitu nyaman

PELANGI JAKARTA

Tak Tergantikan

MUSLIM ANGKATAN FIB UI 2010

Tetap Menjalin Ukhuwwah

Jumat, 07 September 2012

Hasil Bukan Segalanya, Ikhtiar, doa, dan tawakal yang Berharga.



Harpan demi harapan sekan dinantikan sesuai dengan apa yang sudah dibayangkan. Padahal harapan yang kita inginkan belum tentu yang terbaik untuk kehidupan.


"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.." (Qs.Al-Baqarah:216)




Namun kodrat manusia senantiasa berharap apa yang kita harapkan dapat dikabulkan. Tentunya, dalam proses berharap untuk mencapai keinginan semuanya itu, tidak bisa dilepaskan dari keterlibatan Allah SWT dalam memberikan jawaban atas doa dan ikhtiar yang kita dipanjatkan.

Selasa, 04 September 2012

Kebiasaan Mematikan




“Asap mengepul, keluar dari pembakaran. Ya,, hasil dari pembakaran zat-zat mematikan. Meski mematikan tetap menjadi konsumsi harian, untuk mereka yang belum tersadarkan.”


***


Kicau burung semakin santar terdengar dibalik pagar yang ditumbui bunga-bunga yang nampak segar. Gemercik air mengalun syahdu, dari taman buatan dipojok halaman belakang rumahku. Indah terlihat, namun aku tak dapat menikmati indahnya, keindahan suasana tidak membuatku bahagia, gundah dan gelisah menjadi penyebabnya.

Senyum


"Tersenyumlah jika dunia kau rasa indah"
"Tersenyumlah jika bahagia dapat kau rasa"
"Tersenyumlah jika perkara kau anggap mudah"
"Tersenyumlah jika duka kau ubah suka"
"Tersenyumlah jika durjana hilanglah sudah"
"Tersenyumlah jika raga mudah untuk berpindah"
"Tersenyumlah jika syukur pengganti kufur"

Biarlah




Biarlah sepi yang saat ini digunakan untuk diriku dalam memilih mana yang terbaik untuk dirimu, aku tak tahu bila dirimu enggan untuk berhenti dalam setiap langkah-langkah, aku tetap terseipu memandang dirimu dari kejauhan. Aka tahu kau sudah tidak peduli denganku lagi, aku pun tau kata muak keluar dari dirimu, aku tahu jalan yang seperti apa yang dapat kulakukan agar dirimu tidak lagi memandang seperti itu lagi kepadaku.